Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2022

REEM


Pada checkpoint pertama
Antara Jordan dan Palestina
Tentara Israel bertanya
Tentang kewarganegaraanku

Hampir kuberteriak
"Ayo lihat aku! 
Katakan, apa yang kau lihat!"
Dari nadiku muncul batang zaitun
Tumbuh karena kemarahan
Kutunjukkan padanya gaun ibuku, yang 
Disulam dengan darah kakekku

*Puisinya masih panjang

Puisi ini menjadi pembuka di bab pertama yang berjudul "Cantik Palestina". 

Sebelum lanjut harap dimaklumi jika ada yang keliru. Karena saya mengasuh dan membaca novel ini secara keseluruhan 3,5 tahun yang lalu. 2 tahun kemudian penulis memberikan saya hadiah novel ini langsung. Saya baca ulang sekilas dan di hari hari saya berbagi spoiler di instagram, saya juga membacanya lagi, ya tapi lompat lompat :v 

Latar novel ini adalah Maroko. Sungguh novel yang padat for me, font yang penerbit pilih juga menambah kepadatan novel ini saat saya baca. Muatan sejarahnya banyak dan seperti biasa, kita akan merasa sedang berada di lokasi dalam novel karena bahasa penulis favorite saya ini memang selalu membuat kita merasa menjadi tokohnya! Novel-novel Bunda Sinta memang begitu, kental muatan psiokologi. Karena beliau seorang psikolog. 

Reem kehilangan Ibunya karena berjuang di Palestina. Ibu Reem berdarah Indonesia. Dua point penting, Indonesia dan Palestina. Dua tempat yang menjadi traumatisme yg mendalam bagi Ayah Reem, atau Baba, Reem memanggil beliau. Itulah sebabnya Kasim ditolak mentah mentah. Tapi Reem ga gitu mikirnya, meski dia juga sedih kehilangan Ibunya. Dia bilang, Indonesia dan Palestina itu sahabat, Baba.. 
Huhu Reem, ini bukan soal politik, ini soal hati :) 

Kendati Reem digambarkan sebagai gadis penghafal Qur'an palestina, berjiwa sosial, berpendidkan, sholehah, bernasab baik, tidak ada yang sempurna di dunia ini pemirsa. Reem punya sebuah kekurangan. Kekurangan yang menyakitkan. Kekurangan yang membuatnya ingin menjauh dari pria pujaan hatinya, Kasim. 

Dan ternyata Babanya Reem sudah punya calon suami untuk Reem, seorang dokter. Jauh banget dari Kasim yang baru aja lulus S2, belum punya kerjaan tetap Kasim, duh :(((  Skakmat ya. Dah ga direstui kalah pula dari saingan. Tapi Kasim ni sholehnya udah jelas. Cuma ya, hidup ini keras :D Reem juga berpikir keras, pilih cinta dan masa depan atau bakti pada orang tua :) 

Apakah akhirnya Kasim dan Reem bersama atau malah maut duluan yang membersamai?  Gimana ceritanya Kasim sampe bisa dateng lagi ke Maroko dan menemui Reem. Terus Bibinya Reem yang dulu dingin ke Kasim, tiba tiba bersikap hangat. Apakah Baba Reem juga begitu? Apakah mereka mulai menerima Kasim? Tapi kan, Baba dah punya calon pilihan :(

Nantilah ya, baca sampe akhir. Ini tebelnya 350 halaman. Siap siap ketemu tempat dan kosa kata asing, siap siap muterin sejarah, siap siap ikut sedih atas penggambaran kondisi palestina, siap siap juga baper karena kamu mungkin mengalami yang dialami Kasim atau Reem. 

Masih banyak kisah dinovel ini, tapi saya hanya memotret apa yang saya mau (hehe). Menurut saya, ini novel yang bagus, manis, layak, berkelas, dan keren banget I love you Bunda Sinta Yudisia ♥

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pelajaran penting dari novel ini : 
1. Bersyukurlah lagi tinggal di Indonesia, masih aman, ga ada peluru atau bom tiba tiba.
2. Jangan lupa do'ain saudara kita di Palestina. Kalo ga bisa do'a minimal diem, jan ikutan ngejudge mereka bilang kalo itu cuma konflik a b c d. 
3. Novel ini mengajarkan pola interaksi yang sehat antara laki-laki dan perempuan. Keren banget nanti baca ya yang lagi jomblo biar ga gampang baper dan bermurah kepada lawan jenis.
4. Reem bikin minder karena sholeh banget astaga, rajin murojaah pulak~ 
5. Berbakti pada orang tua, jangan kawin lari demi cinta sama laki laki yang baru lo kenal kemarin sore! 
6. Jodoh dan maut berposisi sama. Rahasia Allah pake banget. Jadi buat singlelillah tolong jan lupa siapin mati juga ya disamping siapin diri buat dia. Kita ga tau kapan Izrail menyapa. 
7. Banyaklah. Baca ya! 

Bye!
Selamat membaca! 
Semoga novel yang empunya blog rekomendasikan kali ini bermanfaat :)


Sabtu, 14 Mei 2022

Review Novel Cinta Segala Musim



...dan bukankah cinta diciptakan agar kita saling menemukan?

Pembukaan yang manis dari penulis! 

Jatuh. Ya, rumah tangga Rae dan Rampak sedang jatuh di dasar jurang. Rampak kehilangan hal paling berharga di dunia kerja, yaitu kepercayaan. Meskipun bukan Rampak yang melakukan kejahatan, tapi dia ditipu teman yang selama ini dia percayai dan mengecewakannya jua huhu. Bayangin ya, Rampak tu seorang developer berkualitas, rekornya udah pernah bangun rumah pensiunan tentara, ratusan unit, dll. Dan yang paling mengagumkan adalah Rampak memulai segalanya dari nol demi menikahi Rae. 

Jadi gini ceritanya. Rae ini gadis yang berasal dari keluarga kaya raya. Punya anak pinak bisnis sana sini. Waktu Rampak mau melamar Rae dia cuma seorang arsitek. Lalu Papanya Rae menantang Rampak, kalau Rampak ingin menikahi Rae maka dia harus mampu memberikan Rae hidup senyaman hidup yang diberikan Papanya Rae. Huaaa ini si cukup berat ya. 

Tapi Rampak mampu. Dalam dua tahun, dari nol Rampak mulai menjadi seorang developer sampai sukses membangun rumah dan membeli semua kemewahan untuk kenyamanan Rae saat menikah nanti. Sampek waktu nikah, Rampak minta Rae mengembalikan ATM dan kartu-kartu duit itu ke Papanya karena Rae udah ga butuh itu, Rampak sudah memenuhi semuanya. 

Kehidupan Rae bersama Rampak terbilang sangat sejahtera. Rumah dan mobil mewah, dua pembantu, Rae ga dibolehin kerja sama Rampak. Bak Ratu betul ya :))) Kerjaan Rae cuma beresin kamarnya yang mewah, luas, indah dan nyaman. Karena pembantu atau sembarang orang ga boleh masuk sana. Kenapa? Karena Rae tidak ingin membagi keindahan kamarnya dengan orang lain selain Rampak. Selain itu kerjaan Rae di rumah tu scrooling dunia fashion, sampek ikutan grup difacebook. 

Tepuk tangan yang meriah buat Rampak yang udah ngasi Rae kehidupan seindah itu! 

Sayangnya, roda kehidupan ini berputar. Kini Rampak berada dalam roda paling bawah yang bergesekan langsung dengan aspal yang panas. Huhu perih :( 

Mereka harus menjual seluruh harta benda bahkan rumah mewahnya untuk mengganti rugi pembangunan perumahan yg tidak sesuai standar. Perumahannya itu tu kalo hujan langsong banjir itu apanya si yang salah? Drainase ya? Ya itulah :( Makanya mereka pindah ke kontrakan kumuh deket bukit sawah ladang yang karpet mewah dan hiasan porselin dari rumah lama ga pernah cocok masok sana! 

Di sinilah letak konfliknya. 

Kenapa si mereka harus nyewa kontrakan jelek itu? 
Padahal kan bisa pindah ke rumah orang tua Rampak? Ngga bisa, Rae ngga nyaman. 
Kalo di rumah orang tua Rae? Apalagi. Rampak ga akan nyaman, laki-laki tinggal di rumah mertua? Nafas berat~

Kenapa ga minta bantuan keluarga Rae, kan mereka kaya raya dan papanya Rae juga mau bantu, kan? GA BISA. INI MERENDAHKAN HARGA DIRI RAMPAK SEBAGAI LAKI-LAKI.

Saya setuju dengan keputusan Rampak. Wah itu keren si. Tapi jangan lupa, ada Rae. Bahkan Rae tiba-tiba hamil. Pas dulu kaya raya mencoba segala cara dapetin anak ga dapet dapet, pas jatuh miskin gitu hamil. Ya Allah :)) 

Bayangin Rae yang biasa hidup mewah tetiba harus mandi pake air yang disaring dari warna coklat ke coklat muda! Ga bening Ya Allah :( Sikat gigi pake air galon. Nangis banget ini. Dulu makannya kiwi, blackarent, apel fuji, aggur merah ijo, sekarang pepaya mangga pisang jambu :( Rae vegetarian pemirsa :) 

Tapi hebatnya Rae ga pernah mengeluh apaagi nangis dengan kemiskinan yang tak diundang itu. Dia ga mau Rampak melihat secuil pun kesedihan di matanya karena dia ga mau menambah penderitaan Rampak. Sekarang Rampak ga bisa diterima kerja dimana pun, karena namanya terpampang sebagai penipu di koran koran. Wah ini si blacklist dari dunia bisnis fiks!

Rampak semakin menderita waktu Rae dipaksa pulang ke rumahnya karena ya siapa yang mau biayain dan ngurus istrinya yang hamil. Orang hamil butuh gizi yang baik. Sementara mereka makan sehari hari aja dah berhemat tingkat langit ke tujuh. Ini kasian banget Rampak nangis di kontrakan sendiri. Rae juga rindu Rampak? jelas! Makanya ga lama Rae kembali ke kontrakan itu. Katanya dia harus setia sama Rampak dalam segala musim :) 

Rampak pun akhirnya mengizinkan Rae bekerja dari rumah, dibantuin juga sama Rampak. Sampai suatu hari Rampak ga ada di rumah, Rae ngangkatin sesuatu sendirian dan keguguran. 

Makin tersiksa. Rampak udah ga berharga lagi di mata orang tua Rae, semua marah sama Rampak. Termasuk Rae. Rae akhirnya meledak. Ya dia capek jugalah ya. Sampe kehilangan bayi yang ditunggu tunggu selama bertahun tahun. 

Udah ya, nanti kalian baca aja kelanjutannya. Apakah cinta Rae pada Rampak masih segala musim meski telah terluka sedemikian rupa? 
Selamat membaca ! :)

-----------------------------------------

Pelajaran penting yang paling melekat di kepala saya abis baca novel ini adalah, perempuan kalo mau nikah sebisa mungkin punya sebuah skill yang bisa diandalkan. Ya meski suaminya ga ngizinin kerja, tetaplah punya skill. Karena ga selamanya suami bisa ngasi nafkah, bisa aja dia sakit, bisa aja dia jatuh seperti Rampak, atau meninggal, segala kemungkinan buruk itu bisa terjadi, dan saat itulah skillmu dipake, kaya Rae make skillnya buat kerja dari rumah dan itu bisa bantu kebutuhan ekonomi  sampe Rampak bisa bangkit lagi. 

Karena dalam novel ini, Rae tu sempet nyesel, kenapa dulu dia ga make semua fasilitas yang dikasi Rampak buat ngerjain sesuatu yg lebih bermanfaat. Daripada scrooling dunia fashion ya, upload foto ootd dia buat dikomen sama orang, masih banyak hal lain yang bisa Rae lakukan. Rae juga nyesel banget ga pernah masak. Dia terbiasa dimasakin pembantu. Akhirnya pas jatuh miskin, masak sendiri, meraba raba :( 

Selain itu saya suka sama riset penulis tentang bangunan, konsep rumah, arsitektur, dan lain lain yang menurutku bisa jadi pengetahuan baru buat yang ga kuliah jurusan sipil/arsitektur. Masih banyak hal yang bisa dipelajari dari novel ini yang ga bisa saya paparin semua. 

Dah gitu aja.
Oh masih ada lagi. FYI. Saya baca novel ini Syawal tahun lalu di ipusnas, aduh makasi buat ipusnasku tercinta. Nah kemarin saya beli hardbooknya dan baca ulang :)))

Sampai jumpa :) 

Senin, 15 Juni 2020

Review 'Guru Aini'




Kita sampai pada karya ke-12 Pak Cik Andrea Hirata!

Novel ini adalah prekuel Orang-orang Biasa. Masih ingat pada Aini? Aini adalah buah hati dari Dinah, salah anggota rombongan 9. Dan buah itu, tak jatuh jauh dari pohonnya. Dinah tak pintar matematika bahkan mencontek matematika pun dia tak bisa, begitu pula putrinya, Aini :) 

Tapi 'sesuatu' memaksa Aini harus belajar matematika. Dia yang sejak kelas 4 SD sudah tak diterima Matematika kini berusaha mengejar matematika. Aini ingin menjadi dokter untuk menyembuhkan seseorang. 

Jauh api dari panggang! Tentu saja. Nilai ulangannya yang menunjukkan bilangan biner komputer 0 1 0 1 sepanjang sekolah kelihatan mustahil untuknya bisa matematika apalagi menjadi dokter! 

Well. Kalau kalian berpikir kelak Aini akan berhasil dan menjadi Guru Aini seperti judul novel ini, maka kalian tak benar. Andrea tak ciptakan novel yang terlalu mudah ditebak. 

Review kali ini aku ngga mau spoiler terlalu banyak. So aku rekomendasikan buku ini untuk seluruh calon guru maupun guru, atau kalian telah bercita-cita sejak kecil untuk menjadi guru. Para murid. Orang tua. Yah. Semua kalangan. Buku ini cocok. Menginspirasi. Memotivasi. Seperti biasa :) 

Well. 
Selamat membaca^^ 

Kamis, 14 Mei 2020

Review 'Polaris Fukuoka'


Bersenyap-senyaplah ketika memulai. Bersunyi-sunyilah ketika melangkah. Berhati-hatilah ketika berbicara dan bertindak. Dan, biarkan dunia suatu saat tahu, seperti apa proses panjang yang berhak mendapatkan hasil fenomenal dan spektakuler.

Itulah fugen-jikkou, prinsip hidup Om Hanif yg dilafalkan Sofia. 
Sofia, nama itulah yang menjadi tokoh utama dalam novel Mba Sinta kali ini. Dari judulnya, sudah bisa ditebak kita akan berkelana ke negeri sakura, negeri matahari terbit, Jepang. Tepatnya di Fukuoka, tempat apartemen Om Hanif yg belakangan tinggal bersama Sofia. 

Sofia sejak lahir tak pernah mengenal Ayahnya, ketika beranjak dewasa pun Mama meninggalkannya karena penyakit berat. Dulu di rumah, hanya ada perempuan, Nenek. Tante Nanda. Mama. Sofia. Tidak pernah ada kehadiran laki-laki. Dulu ada, Kakeknya. Tapi entah pergi kemana meninggalkan keluarga. Om Hanif juga pergi, meninggalkan segudang masalah di keluarga mereka. Pergi jauh ke Jepang. Keputusan itu disesalkan semua orang. Kemudian Ayah Sofia, yang telah meninggalkan ia dan Mamanya, demi itu Sofia harus mendapatkan olokan dari teman semasa sekolahnya sebagai 'anak haram' . Walau itu tak benar, tapi cukuo menusuk bagi Sofia. 

Sofia kuliah di universitas khusus perempuan. Dia bekerja pula di toko bunga Om Hanif. Dari sanalah fia mengenal sosok Isao. Namun belum lama mereka berteman, itu pun pertemanan yg sunyi karena Isao sosok yg sedikit berbicara, Isao meninggal karena bunuh diri. Apa sebabnya? Sofia akan menjelaskannya padamu.

Kepergian Isao kini digantikan oleh sosok Tatsuo yang mengaku sebagai teman dekat Isao dan Nozomi, adik Isao. Hidup Isao dan Nozomi jauh dari kata susah, mereka keluarga kaya dan terpandang. Tapi entah apa yang membuat keduanya sama-sama memiliki semangat hidup yg maju-mundur. Bahkan Isao memilih mengakhiri hidupnya sendiri. Kini Nozomi pun berusaha melakukan hal yang sama. Namum kehadiran Sofia membuat semuanya jadi berbeda. Nah apa yang dilakukan Sofia? Itulah letak kehebatan karakter tokoh Sofia bagi saya. 

Selain itu Sofia merupakan tokoh yang berani, berani menolong orang lain yang kesusahan, berani mengambil resiko kuliah di Jepang dimana hanya ada Paman yang dia kenal. Sofia kadang terlampau dewasa untuk seusianya. Dia cerdas, hanya begitu lambat menyadari betapa berharganya dia. 

Novel ini tentang keluarga yang telah hancur. Tentang tak pernah mengenal sosok Ayah. Tentang perantauan di negeri orang dengan tradisi yang jauh berbeda. Tentang pengorbanan. Persahabatan. Prinsip. Serta kehidupan spritual yang mengingatkan kita akan banyak hal yg sering terlupa dalam hidup. 

Novel ini penuh kosa kata Jepang yang kadang membuat pembaca kurang paham. Beberapa disertakan dengan artinya, beberapa tidak. Tapi tetep keren. Penulis, Mba Sinta Yudisia mengajak saya berpetualang ke negeri sakura dan pegunungan aso ^^ 

Itu yang ingin aku bagi, selamat membaca. 
Thanks to iPusnas :) 

Minggu, 10 Mei 2020

Review 'Heartwarming Chocolate'


Feels like taking a path to heaven
Begitulah semboyan kedai Marzipan, yang mempersembahkan sajian coklat terenak yang pernah ada versi Viola dan lingkungan sekitarnya. Kisah dalam novel ini dimulai justru ketika kedai itu tutup untuk selamanya karena alasan pemilik kedai akan pindah ke Inggris, Bu Elisa. Informasi ini didapat dari hasil kunjungan Viola dan Auden langsung ke rumah pemilik kedai sebagai, sebutlah semacam protes. Nah dari sinilah Viola dan Auden mulai akrab. Setelah sebelumnya mereka terlibat drama 'rebutan coklat marzipan'. 

Viola. Tokoh utama yang tinggal berdua saja dengan adiknya Olav. Orang tua mereka telah bercerai karena alasan terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan. Maksudnya begini, mereka sama-sama jarang di rumah dan jarang bertemu keluarga jarang berkumpul bersama, jadi menurut mereka buat apa menjalani relasi seperti itu? Toh sama seperti tak ada relasi, mereka putuskan bercerai. Viola dan Olav ngga akur, tapi mereka terlihat saling melindungi dan menyayangi. Viola sudah sejak kecil menjadi penggila coklat marzipan. 

Berbeda dengan Auden. Terpisah dengan Reagen, sudah sejak adiknya ini meninggalkan Indonesia untuk SMA di luar negeri. Orang tua mereka sudah tiada. Diyakini meninggalnya mereka karena kesalhan Reagen (ini versi Reagen sendiri) , makanya dia saking merasa bersalahnya sampai harus meninggalkan rumah. Tapi menurut Auden tidak, itu memang musibah dan kecelakaan murni. Hubungan mereka renggang karena perpisahan ini. Auden tidak pernah setuju Reagen pergi, so dia marah sampai dua tahun mendiamkan adiknya. Surel-surel Reagen tak pernah dibalasnya. Nah, coklat marzipan adalah salah satu kenangan indah Auden bersama Reagen, itulah kenapa dia mengidolakan coklat tersebut. 

Auden tiga tahun di bawah Viola, so Auden masih kuliah, sedangkan Viola sudah bekerja di Angelir's Shoes sebagai desainer sepatu. Mereka berkenalan sejak Auden mengajak Viola menanyakan kepada pemilik Marzipan mengapa kedai itu tutup.  Oh iya, pemilik Marzipaan adalah sahabat baik Ibunya Auden. Namun siapa sangka mereka justru diminta membuat coklatnya sendiri, karena Marzipan tidak akan pernah buka lagi. Bu Elisa bersedia menerima konsultasi mereka setiap minggu, sebulan sebelum kepindahan beliau. Nah momen inilah yang mendekatkan keduanya. 

Sering bersama membeli coklat, saling mengkontak hanya untuk membicarakan coklat, pergi ke rumah Bu Elisa bersama, kadang berboncengan kadang Viola naik angkot sendiri, dan lambat laun Bu Elisa membuka sedikit demi sedikit fakta tentang Auden. Mungkin memang benar ya, sering bersama akan menjadi kebiasaan untuk tidak lengkap tanpa kehadiran salah satunya, lambat laun itulah yang menimbulkan rasa cinta. Itu pula yang terjadi diantara mereka berdua. Saling jatuh cinta. 

Tapi benarkah Viola jatuh cinta pada Auden? Dia yang sebelumnya tak pernah mengenal cinta, tiba-tiba selalu tersenyum setiap Auden menelpon dan merasa bahagia setiap pertemuan mereka. Apakah Auden tertarik pada Viola? Mengingat Viola lebih tua darinya dan, Viola pun mulai ikut campur urusan pribadinya dengan Reagen. 

Masih banyak selipan kisah lainnya, yang akan memberikan suguhan pengalaman dan pelajaran untuk kita semua. Novel ini tidak lebih dari 300 halaman. Tapi cukup hangat. Sehangat coklat yang Viola ciptakan. 

Penasaran akan kisah cinta mereka? Dan darimana datangnya nama 'heartwarming coklat' . itu bukan sekedar judul loh ya, tapi hadir melalui perjalanan mereka berkesperimen coklat berpuluh-puluh kali. Apakah heartwarming coklat sudah setara dengan rasa coklag Marzipan idola mereka? 

Lets read it! 
Btw aku suka covernya, manis :) 
Lagi-lagi thanks to iPusnas ! 

Jumat, 01 Mei 2020

Review 'The Strawberry Surprise'


"Pernahkah kamu mengunyah buah stroberi? Berhadap stroberi yang merah cerah itu manis sekali. Tapi ternyata asam luar biasa. Lalu kamu mencoba stroberi berikutnya berharap kali ini kami lebih beruntung. Bagaimana? Bagaimana kamu bisa tau, bahwa cinta yang berikutya akan membawamu pada kehidupan yang lebih manis."

 S U R P R I S E ! 
Thanks to Mba Desi Puspitasari yang sudah menghadirkan novel sehangat ini. Cerita yang sebenarnya sangat menarik. 

Aggi dan Timur. Mereka sama-sama seorang seniman, fotografer, sibuk. Aggi di Yogyakarta, Timur di Bandung. Oh iya, Timur memainkan saksofon dengan indah. Mereka bertemu disebuh pameran seni yang juga menggelar musik jazz. Waktu itu Timur memainkan saksofonnya, laku Aggi memotret candid Timur dengan begitu indah. 

Terpisah Yogyakarta - Bandung dengan kesibukan seorang seniman membuat Aggi mengatakan hubungan mereka itu, relasi spesial yang kosong. Akhirnya Aggi memutuskan berpisah. Aggi bilang 'nanti kalau dalam lima tahun kamu tidak punya pacar, aku tidak punya pacar, kita coba lagi. Itu pun kalo kamu masih denger suara tawaku'. 

Lima tahun itu datang. Tawa Aggi masih terdengar di telinga Timur. Dia mengirim sebuah buku 'Kisah Mata' karya Seno Gumira Ajidarma ke Yogyakarta dengan nama Peter (nama bosnya Timur). Tentu saja Aggi bingung. Siapa ini? Darimana dia tau alamat Aggi? Sementara Aggi tidak punya teman bernama Peter di Bandung. Tapi setelah lama berpikir, Aggi sepertinya tau. Lewat Mba Anita dia bertanya adakah orang yang menghubunginya menanyakan alamat? Mba Anita menjawab Ya. Mba Anita menyarankan agar Aggi membaca buku itu di Amfiteater. Suasana di sana bagus untuk membaca buku. Huhuh. Ternyata itu pesnana Timur, dia akan datang ke Yogyakarta dengan cara yg berbeda. Kejutan! 

Mereka bertemu. Dari pertemuan pertama, kedua, ketiga, setiap sekali seminggu atau dua kali seminggu. Timur menawarkan cinta itu kembali pada Aggi. Timur menempuh Bandung-Yogyakarta setiap minggu. Datang pagi pulang malam. Begitu terus. Hanya demi menemui Aggi. Hingga akhirnya, Timur melamar Aggi. Hanya dengan 'menikah, yuk' tanpa sesuatu apa pun yang romantis. Dikatakan dengan ringan tanpa beban.  Aggi menolak. Meski begitu Timur tetap berusaha. Tetap menemui Aggi setiap minggu menempuh berjam jam perjlanan dengan kereta. (Manis sekali♥) 

Tapi dengan pola seperti itu Timur jatuh sakit. Dia kelelahan. Aggi datang ke Bandung menemuinya. Lalu Aggi meminta Timur menawarkan sekali lagi ajakan menikah itu, karena Aggi akan menjawab ya.

Mereka menikah.

Sejujurnya ngga sesederhana yang aku ceritakan si. Ceritanya masih panjang. Masih ada mantan Timur yang mencintainya. Masih  ada cerita-cerita Aggi dengan bermacam laki laki selama lima tahun berpisah dengan Timur.  Masih ada trik fotografi yg diselipkan dalam novel ini, dan itu keren banget. 

This is love flavour, strawberry^^ 

Thanks to iPusnas :)


Selasa, 28 April 2020

Review 'Aruna dan Lidahnya'


Jujur. Bulan lalu aku baru nonton film ini setelah setahun dirilis. Baru baca minggu kemarin setelah dua tahun dirilis. 

Kuliner? Iya. Baca novel ini harusnya berasa wisata kuliner. Ngiler. Beberapa bilang novel ini begitu bagus. Aku juga pas nonton filmnya suka. Sederhana tapi cukup pas. Pas aja. Ga lebih bagus ga kekurangan juga.

Jujur lagi. Aku bingung dengan setiap bab dalam novel ini yang diawali dengan mimpi Aruna. Itu bukan bunga dalam cerita tapi justru semacam ngga perlu. Aruna. Tokoh utama yang berusia 35 tahun, bekerja sebagai epidemiologis. Isi otaknya hanya ada makanan dan makanan serta makanan. 

Mesti begitu aku cukup seneng dengan kehadiran seluruh kuliner dari satu tempat ke tempat lain. Soal topik flu unggas yang diangkat, aku cuma nangkep satu topik : virus flu burung dipolitisasi. Sebenernya ngga ada yang bener-bener kena. Itu yang aku tangkep. 

Tapi plis. Boleh kita beralih ke kelebihan novel ini? Laksmi Simanjuntak emang udah yang paling tepat buat bahas all about kuliner Indonesia. Gimana kita ngga ngiler? Sedangkan makanan yang dibahas selalu yang khas dari setiap daerah. Saya ngiler sekaligus bangga dengan seluruh sajian Indonesia. Betapa kayanya kita akan varian makanan. Iya, mungkin sekaya rempah-rempah yang ada di Nusantara. 

Rujak Soto. 
Lorjuk.
Pengkang
Empek-empek
Kwetiau
Mie Kepiting Singkawang
Choi Pan
Kacang kuah
Bakmi
Segala macam bebek yang mereka coba di Madura.
Dan lain-lain yang gue bahkan ga hafal saking banyaknya yang diungkit. 

Btw aku nemu novel ini di iPusnas. Makasi banyak. Sudah memberikan pinjaman kepada kami yang belum sempat memiliki novel ini, sekaligus mencegah kami mendownload e-book illegalnya. 

Happy reading! Happy kuliner! 

Jumat, 20 Maret 2020

Review Novel Kambing dan Hujan

gambar by mizanstore
Miftahul Abrar tumbuh dalam tradisi Islam modern. Latar belakang itu tidak membuatnya ragu mencintai Nurul Fauzia yang merupakan anak seorang tokoh Islam tradisional. Namun, seagama tidak membuat hubungan mereka baik-baik saja. Perbedaan cara beribadah dan waktu hari raya serupa jembatan putus yang memisahkan keduanya, termasuk rencana pernikahan mereka.

Hubungan Mif dan Fauzia menjelma tegangan antara hasrat dan norma agama. Ketika cinta harus diperjuangkan melintasi jarak kultural yang rasanya hampir mustahil mereka lalui, Mif dan Fauzia justru menemukan sekelumit rahasia yang selama ini dikubur oleh ribuan prasangka. Rahasia itu akhirnya membawa mereka pada dua pilihan: percaya akan kekuatan cinta atau menyerah pada perbedaan yang memisahkan mereka.

 ----------------------------------
Kisah ini disajikan dengan alur maju-mundur. Kemudian mengambil latar 60-an. Cukup mendebarkan. Kisah-kisah yang dituangkan dalam novel ini bukan saja tentang "menikahkah Mif dan Fauzia pada akhirnya?", tapi juga soal sejarah islam disebuah desa kecil. Saya mungkin satu dari sekian pembaca yang membayangkan ketegangan antara dua paham agama, dua masjid yang hanya dipisah jalan dan dua rumah serta sepetak kebun, dua madratsah ibtidaiyah, lalu persaingan antara kedua pembesar masjid tersebut atau sebutlah Kiyainya. 

Pertanyaan orang-orang selatan desa, kenapa harus Mif? anak pembesar masjid utara yang dipilih Fauzia? Dia tak qunut saat sholat subuh, tak bisa baca sholawat, tak bisa baca kitab kuning, kemudian jajaran perbedaan-perbedaan itu mengalir dari mulut orang keheranan melihat fakta ini. Orang utara tak kalah memaparkan segala perbedaan itu. 
Pak Fauzah, ayah Fauzia dan Pak Kandar, ayah Mif adalah dua pembesar masjid yang memiliki persaingan sengit di desa yang kecil dan terpencil. Teganya takdir membiarkan putra putri mereka saling menyukai.

Hohoh, zaman dulu dengan konflik sosial sebegini rupa, ngeri juga membayangkannya. Dan memang ngeri pula cerita dari penulis. Buku ini komplit. Roman yang dibalut sejarah, agama, sosial, dan budaya. Benar-benar karya sastra indonesia yang outentik!

Senin, 18 Juni 2018

Novel BUMI CINTA

gambar novel bumi cinta by goodreads



                Lembar demi lembar seperti sugesti untuk terus percaya bahwa tulisan dicover novel yang mengatakn : novel pembangun jiwa, adalah kenyataan. Menyajikan Negara Moskwa, Ibu Kota Rusia dimusim dingin dan semi yang indah. 


                Satu kalimat untuk novel ini, "Luar biasa, dan kamu harus baca!"

Minggu, 10 Juni 2018

Review Novel My Avilla




Pernahkah Engaku merasakan kagum yang sangat kepada seseorang? Kagum yang tak pernah sanggup engkau ungkapkan, karena orang yang kau kagumi itu, justru pesaingmu sendiri. 


Ya, Trudy begitu terpesona kepada Margriet. Sang kakak itu, seperti diciptakan untuk sebuah kesempurnaan. Kecantikannya, kelembutannya, kecemerlangan hatinya, selalu membuat ia merasa menjadi sosok yang terburuk, terkasar, ddan terjahat sedunia saat bersanding dengannya.


Dengan apa yang dimiliki, lelaki terhebat di dunia pun, mungkin akan bangga bersanding dengan Margriet. Tetapi. Mengapa justru dengan sang kakak ia harus terlibat cinta segitiga?


Ia sungguh tak sanggup melihat Fajar, lelaki yang ia cintai, sering dengan begitu mesra memanggil sang Kakak dengan sebutan “My Avilla”.


Nyata-nyatanya, Margriet lebih memilih lelaki bule muallaf, Phil. Lelaki periang yang tampan dan terpelajar, yang juga telah menyemaikan benih kasih-syang di hati Margriet, sang istri.

Namun, Trudy tahu, alunan cinta di jiwa Fajar, tak lekang karena pernikahan itu ….


Bahkan ketika akhirnya ia dan Fajar telah nyaris sejengkal memasuki gerbang pernikahan, mendadak ia menyadari, bahwa ia tak memiliki kelembutan jiwa setara Margriet, yang akan mampu dengan ikhlas menerima Fajar menjadi cacat itu apa adanya. 


Novel ini adalah drama cinta nan romantis. Tentu saja cinta yang memberikan lautan inspirasi. Namun, tentu saja tak sekedar jalinan cinta yang ditengahkan. Pencarian Phil dan Fajar akan Tuhan, telah membuat novel ini dengan sendirinya mengusung pencerahan. Phil yang sebelumnya non muslim, dan Fajar yang bersekolah teologi di Roma. Mereka sama-sama menemukan cahaya. Sama-sama menemukan Tuhannya.



---------------------------------------------------------

Sebelumnya, kita berikan appluse untuk novelnya mba Ifa Avianty yang telah meraih juara III dalam kompetisi Penulisan Novel Inspiratif yang diadakan oleh Indiva. 


Jadi, ini novel Ifa sebenernya tentang pencarian Tuhan. Tapi dibalut cinta segitiga :D Pernah denger kalimat, “mantan nikah sama kakak” ga? Nah. Gitu banget yang terjadi dinovel ini. 


Trudy adalah adik kandung Margriet. Secara, Trudy dengan kecantikan dan bakat artisnya, menjadi primadona di sekolah. Lah tapi diatas katanya Margriet sempurna ya? Iyah. Saya juga mau bilang gitu. Margriet digambarkan menjadi sosok yang berjibab, cerdas, cemerlang, lembut dan manis. Sedangkan Trudy digambarkan sebagai sosok yang bebas. Sering gonta ganti pacar. Dimana-mana pastilah Margriet yang jadi juaranya dan kesayangan keluarga. Itu yang bikin Trudy benci setengah mateng sama Margriet. 


Awalnya, Trudy sama Fajar teman sekelas. Dan pertama kali Fajar ke rumah Trudy buat nanayain tugas malah ketemu sama Margriet, kakaknya Trudy. Ngeliat betapa anggun dan berbedanya Margriet, dan Margriet ternyata bisa menjadi penuntun dalam pencariannya tentang Tuhan, si Fajar malah jatuh cinta. Nah. Jadilah si Fajar mau nerima Trudy jadi pacar biar punya alasan sering ke rumah Trudy. Hingga pada akhirnya, Fajar memberanikan diri mengungkapkan perasaannya ke Margriet. Nekat yah? Marrgriet tuh, tiga tahun diatas Fajar. Alumni SMA mereka. Dan sekarang aktif jadi Pembina organisasi di SMA mereka juga. Perfect deh si Margriet. Terus gimana Trudy? Diputusin Fajar. 


Sejak Fajar mengungkap isi hatinya pada Margriet, Margriet jadi ngga mau ketemu Fajar. Jelaslah Margriet kaget. Lah kok iya pacar adiknya malah naksir dia. Meskipun ngga bisa dipungkiri, Margriet juga jatuh cinta sama Fajar. Tapi Margriet tetap menjaga agar hatinya tidak salah langkah menyikapi perasaanya. Saya suka moment ini,mungkin akan jadi inspirasi untuk para pembaca bagaimana menyikapi diri saat dilanda jatuh cinta bagi muslimah. 


Waktu terus bergulir. Fajar kuliah di luar negeri. Margriet jadi dosen.

Margriet bertemu dengan Phil. Dimana Phil benar-benar tergila-gila dengan Margriet, sehingga membuatnya mampu convert ke muslim. Dan mereka menikah. Di part ini, saya tidak menyangka bahwa Margriet pada akhirnya mau menerima Phil. Hahaha.. awalnya kan, dia jijik gitu. 


Mereka hidup bahagia. Hingga terdengar Fajar akan menikah dengan Trudy. Aduh balikan nih :D Tapi saying sekali kelumpuhan Fajar yang tiba-tiba menjelang pernikahan, tidak bisa diterima Trudy. Trudy merasa penderitaannya lengkap. Dan semakin merasa bahwa Margriet selalu mendapatkan segalanya, terutama suami idaman seperti Phil. Trudy depresi dan berusaha menabrakkan mobilnya, tapi yang ketabrak malah Phil yang berusaha menyelamatkannya. Phil meninggal dan membuat Trudy meninggalkan rumah karena merasa teramat bersalah yang menyebabkan kakaknya kehilangan suaminya dalam keadaan mengandung.



Endingnya? Kalian bakal kaget. Dan mengatakan, bahwa jodoh itu memang benar-benar rahasia Allah.



Selamat membaca.