Jumat, 18 Maret 2016

Novel Love in Rainy Days

Love in Rainy Days
Zita :

Bahkan sedari kecil, aku seperti terlatih untuk menyingkirkan kesenanganku sendiri. Aku senantiasa berpikir untuk bagaimana membuat orang lain senang.

Begitu pula saat aku mulai jatuh cinta, dan Indra adalah cinta pertama sekaligus terakhir bagiku, aku selalu bersikap menyenangkan dia. Apapun. Kadang tak peduli balasannya adalah dia mengacuhkan aku seharian penuh, karena sibuk membaca atau mengerjakan sesuatu.

Bukan itu yang kuinginkan, aku bukan ingin dipuji sebagai angel atau apalah. Aku hanya senang ketika orang lain bahagia karena aku. Itu saja. Tipe pengabdi, calon pelayan Tuhan, mamaku menggelariku.

Indra :

Hanya laki-laki dungu yang menceraikanmu sebagai istri. 


#ByIfaAfianti_novelromantisme :)