Selasa, 27 Maret 2018

Review Novel Facebook on Love

""Koccak!"
Suer. Dibagian tengah-tengah when Dayana kabur dari Fadli, bikin kita cekakak cekikik sendiri. Dan saran aku, please jangan baca novel ini dpeen cowok, khawatir tawa kalian over meledak :D 

Tokoh Dayana yang katanya tempramental! (asik. kok mirip? :D) dan, Fadli yang.. dingin. 

Ceritanya mereka temenan nih, di fb. Fadli duluan yang nge-add Dea (Dayana). Fadli sering banget tuh, ngomen-ngemen review Dea. Secara, katanya, Dea kalo abis baca novel suka kasi review.  

Mereka ketemunya pertama kali di kantor Fadli, salah satu penerbit ternama di Jakarta, sukabuku namanya. Fadli bos yang super dingin, super patung, dan super galak. Beuh. Kebalik sama Dea. 

Serunya, ya yang kek tertera di sampul novel ini, Fadli ngga sengaja nemu bayi di lingkungan kantor, terus konsultasi ke Dea. Kok Dea sih? Kenapa ngga sama karyawan yang lain? Nah. Nah. kayaknya ada perasaan nih. Haha. Emang bener, sejak pertama berjumpa dan lama berpartner, sudah melewati berbagai perang, mereka sepasang musuh banget tuh. Sampek ada acara pecat-pecatan. 

Gegara tuh bayi, yang bikin dua-duanya lulluh. Dan.... menikah! Penasaran? Gimana obrolan mereka sampai bisa pada kesimpulan mereka harus menikah demi bayi itu? Baca! 

Saya loncat ke kisah pernikahan mereka yah? 
Disini lebih seru lagi. 
Plus. Ngesellin. 
Dea pake minggat dari apartemen Fadli. Terus pas ditanya sama ortu dan mertua, Dea... ngarang bebas! Seakan-akan ga terjadi apa-apa diantara mereka. Mau tau kenapa ? 
Oke.
Bisa kamu bayangin? Kalo suatu saat kamu menikah, terus ternyata suami kamu masih berhubungan sama kekasih masa lalunya, bahkan dengan terang dan jelas ngaku, abis itu si selingkuhan ngechat kamu, mengatakan sebuah kebenaran, bahwa... mereka punya suatu hasil hubungan pulla. Wow! Oke. Fix! Luka bakar! 

Selamat membaca!




Senin, 19 Maret 2018

Resensi Strawberry Shortcake

Strawberry Shortcake



Judul Buku       : Strawberry Shortcake

Pengarang       : Ifa Avianty

Penerbit          : DAR! Mizan

Harga Buku     : - (aku via e-book, sorry ya!)


            “Strawberry shortcakenya ada.  Mbak?”

            Shopia tiba-tiba merasakan sekujur tubuhnya dialiri arus listrik ribuan volt. Hatinya seperti terkena badai begitu mendengar nada suara timbre yang tak bisa dilupakannya itu, bahkan setelah bertahun-tahun lamanya! Refleks, Shopia memutar kepalanya, masih dalam hitungan detik dari kata “strawberry shortcake” tadi, … what a magic keyword we had.., didn’t we? Oh…,my God! Dia memang …… Shopia benar-benar kaget.  He is the man! But life is not the same, anyway, Ia beranjak. Hatinya lirih berbisik, I’m a loner…,and still a loner. Ada apaakh dengan Shopia? Mungkinkah strawberry shortcake membawanya pada kenangan-kenangan penuh warna?

Sebuah novel yang menarik, lancer, komunikatif, dan memainkan imajinasi pembacanya.

---------------

            Novel ini dimulai dengan kisah teman tapi mesranya Kang Bayu dengan Shopia yang masih…. SD! Waktu itu Kang Bayu satu tahun diatas Shopia. Pertama mereka ketemu pas Shopia bantuin Lila jualan permen. Terus Kang Bayu ceritanya beli semua permen jualan mereka…dengan uang berlebihan tanpa mau ngambil kembalian. Klasik kan? Kayak sinetron. Tapi coba tengok cerita selanjutnya.

            Diawal-awal saya risih sekali dengan cerita kedekatan antara Kang Bayu dan Shopia until mereka udah mau masuk kuliah. Bahkan sampek mereka udah pada masuk lingkungan dakwah. Asiknya, kisah Kang Bayu dan Shopia bener-bener jauh dari biasa. Karena….Kang bayu kan sejenis lelaki patung yang ribbet dan ga banyak neko-neko, alias bener-bener menjaga kehormatan Shopia.

            Kisah hijrah mereka bertahap. Realistis banget deh. Mulai dari keduanya masuk rohis pas SMA, waktu itu Shopia akhirnya memutuskan berjilbab, walaupun masih jarang yang pake karena dilarang (ngambil latar zaman 98). Seiring dengan perubahan penampilan Shopia, ga serta merta hubungan persahabatan tapi mesra mereka cut gitu aja, tapi hubungan mereka cuma jadi berjarak ga jauh :D, masih sering saling kontak,ketemuan pula. Begitu terus sampai mereka masuk kampus yang sama, UI, terus rutin ngaji (liqo’), aktif di dakwah kampus. Ditengah-tengah perkuliahan, saking masih keliatan dekatnya mereka berdua, jadi kedapetan gossip mereka pacaran, Jadilah suatu waktu Kang Bayu niat menikahi Shopia wlaaupun masih kuliah (Teknik pullaa). Nah, part-part percakapan inilah kesukaan saya. Waktu Kang Bayu menjelaskan komitmennya menikahi Shopia di depan Shopia langsung. Kebayang? Gimana jadi Shopia?


            Sayangnya… Kang Bayu membatalkan lamaran itu karenaa.. sesuatu…yang belakangan Shopia ketahui.

            “Tadi pagi, Akh Hamzah –pembina pengajian Akh Bayu- meminta balik data Akh Bayu. Katanya…, katanya…, tabah ya Dik,”

            “Akh Bayu mengcancel semua proses ini”

Innalillahiwainnailaihirojiun, bibir Shopia kelu.


Huhu…sedih ga? Waktu lelaki sudah dekat dengan kamu sejak SD until kuliah, yang kamu puja… berniat menikahi kamu, sudah menyampaikannya pula dengan kamu secaraa langsung, terus ditengah-tengah prosesi perkenalan lewat murobbi, dia membatalkaannn lamaran tanpa alasan apa pun! Surpriseeee itu pasti sedih banget kalo terjadi sesuatu yang melukai lalu peluka  bungkam! Mungkin itu, alasan Shopia jadi manggil Kang Bayu : The Man I Shouldn’t call his name again.

            Terus gimana ya? Kelanjutan kisah mereka yang hidup di kampus yang sama setelah batal-batalan itu terjadi? Kaku. Shopia pura-pura fine aja padahal pattahh! Dan ditengah-tengah itu, dapetlah Shopia menemukan alasan Kang Bayu membatalkan lamaran. Yang…yang  kisahnya mengiris banget part ini. Nanti temukan aja alasannyapas baca.  Sampai akhirnya mereka lulus kuliah bahkan sudah melanjutkan S2, cerita mulai agak berbeda, asiknya kurang, tapi saya tetep dibuat penasaran, Shopia jadi nikah sama siapa? Terrus Kang Bayu? Apakah mereka bersatu padu kembali atau malah bertali dengan yang lain. Kalo mau tahu, baca deh!

Novel ini cocok banget buat kamu yang sussah move on dari zaman old pacaran atau deket-deket sama someone padahal udah hijrah nih. Nanti Shopia bakal kasi kamu pencerahan lewat kisahnya! Atau..Kang Bayu yang bijaksana itu yang menginspirasimu. Ini novel tema islami. Romantis? Iyalah. Khas Ifa Avianty itu mah. Walaupun ga seromantis novel-novel karya Ifa yang lainnya semisal Love in Rainy Days yang pernah aku share dulu banget. Tapi tetep sukkaa… suka gaya bahasa khas Ifa yang bergairah dan  mengalir. Dan yang selalu terjadi, setiap baca novel Ifa : mengaduk perasaan dan imajinasi!

            Happy reading.