![]() |
| Strawberry Shortcake |
Judul Buku :
Strawberry Shortcake
Pengarang : Ifa
Avianty
Penerbit : DAR!
Mizan
Harga Buku : - (aku
via e-book, sorry ya!)
“Strawberry
shortcakenya ada. Mbak?”
Shopia
tiba-tiba merasakan sekujur tubuhnya dialiri arus listrik ribuan volt. Hatinya seperti
terkena badai begitu mendengar nada suara timbre yang tak bisa dilupakannya
itu, bahkan setelah bertahun-tahun lamanya! Refleks, Shopia memutar kepalanya,
masih dalam hitungan detik dari kata “strawberry shortcake” tadi, … what a
magic keyword we had.., didn’t we? Oh…,my God! Dia memang …… Shopia benar-benar
kaget. He is the man! But life is not
the same, anyway, Ia beranjak. Hatinya lirih berbisik, I’m a loner…,and still a
loner. Ada apaakh dengan Shopia? Mungkinkah strawberry shortcake membawanya
pada kenangan-kenangan penuh warna?
Sebuah novel yang menarik, lancer, komunikatif, dan memainkan
imajinasi pembacanya.
---------------
Novel ini
dimulai dengan kisah teman tapi mesranya Kang Bayu dengan Shopia yang masih….
SD! Waktu itu Kang Bayu satu tahun diatas Shopia. Pertama mereka ketemu pas
Shopia bantuin Lila jualan permen. Terus Kang Bayu ceritanya beli semua permen
jualan mereka…dengan uang berlebihan tanpa mau ngambil kembalian. Klasik kan?
Kayak sinetron. Tapi coba tengok cerita selanjutnya.
Diawal-awal
saya risih sekali dengan cerita kedekatan antara Kang Bayu dan Shopia until
mereka udah mau masuk kuliah. Bahkan sampek mereka udah pada masuk lingkungan
dakwah. Asiknya, kisah Kang Bayu dan Shopia bener-bener jauh dari biasa.
Karena….Kang bayu kan sejenis lelaki patung yang ribbet dan ga banyak
neko-neko, alias bener-bener menjaga kehormatan Shopia.
Kisah hijrah
mereka bertahap. Realistis banget deh. Mulai dari keduanya masuk rohis pas SMA,
waktu itu Shopia akhirnya memutuskan berjilbab, walaupun masih jarang yang pake
karena dilarang (ngambil latar zaman 98). Seiring dengan perubahan penampilan
Shopia, ga serta merta hubungan persahabatan tapi mesra mereka cut gitu aja,
tapi hubungan mereka cuma jadi berjarak ga jauh :D, masih sering saling kontak,ketemuan
pula. Begitu terus sampai mereka masuk kampus yang sama, UI, terus rutin ngaji
(liqo’), aktif di dakwah kampus. Ditengah-tengah perkuliahan, saking masih
keliatan dekatnya mereka berdua, jadi kedapetan gossip mereka pacaran, Jadilah
suatu waktu Kang Bayu niat menikahi Shopia wlaaupun masih kuliah (Teknik
pullaa). Nah, part-part percakapan inilah kesukaan saya. Waktu Kang Bayu
menjelaskan komitmennya menikahi Shopia di depan Shopia langsung. Kebayang?
Gimana jadi Shopia?
Sayangnya…
Kang Bayu membatalkan lamaran itu karenaa.. sesuatu…yang belakangan Shopia
ketahui.
“Tadi pagi, Akh Hamzah –pembina pengajian
Akh Bayu- meminta balik data Akh Bayu. Katanya…, katanya…, tabah ya Dik,”
“Akh
Bayu mengcancel semua proses ini”
Innalillahiwainnailaihirojiun, bibir
Shopia kelu.
Huhu…sedih ga? Waktu lelaki sudah dekat dengan kamu sejak SD
until kuliah, yang kamu puja… berniat menikahi kamu, sudah menyampaikannya pula
dengan kamu secaraa langsung, terus ditengah-tengah prosesi perkenalan lewat
murobbi, dia membatalkaannn lamaran tanpa alasan apa pun! Surpriseeee itu pasti
sedih banget kalo terjadi sesuatu yang melukai lalu peluka bungkam! Mungkin itu, alasan Shopia jadi
manggil Kang Bayu : The Man I Shouldn’t call his name again.
Terus gimana
ya? Kelanjutan kisah mereka yang hidup di kampus yang sama setelah
batal-batalan itu terjadi? Kaku. Shopia pura-pura fine aja padahal pattahh! Dan
ditengah-tengah itu, dapetlah Shopia menemukan alasan Kang Bayu membatalkan
lamaran. Yang…yang kisahnya mengiris
banget part ini. Nanti temukan aja alasannyapas baca. Sampai akhirnya mereka lulus kuliah bahkan
sudah melanjutkan S2, cerita mulai agak berbeda, asiknya kurang, tapi saya
tetep dibuat penasaran, Shopia jadi nikah sama siapa? Terrus Kang Bayu? Apakah
mereka bersatu padu kembali atau malah bertali dengan yang lain. Kalo mau tahu,
baca deh!
Novel ini cocok banget buat kamu yang
sussah move on dari zaman old pacaran atau deket-deket sama someone padahal
udah hijrah nih. Nanti Shopia bakal kasi kamu pencerahan lewat kisahnya!
Atau..Kang Bayu yang bijaksana itu yang menginspirasimu. Ini novel tema islami.
Romantis? Iyalah. Khas Ifa Avianty itu mah. Walaupun ga seromantis novel-novel
karya Ifa yang lainnya semisal Love in Rainy Days yang pernah aku share dulu
banget. Tapi tetep sukkaa… suka gaya bahasa khas Ifa yang bergairah dan mengalir. Dan yang selalu terjadi, setiap
baca novel Ifa : mengaduk perasaan dan imajinasi!
Happy
reading.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar