Pernahkah Engaku merasakan kagum
yang sangat kepada seseorang? Kagum yang tak pernah sanggup engkau ungkapkan,
karena orang yang kau kagumi itu, justru pesaingmu sendiri.
Ya, Trudy begitu terpesona kepada
Margriet. Sang kakak itu, seperti diciptakan untuk sebuah kesempurnaan. Kecantikannya,
kelembutannya, kecemerlangan hatinya, selalu membuat ia merasa menjadi sosok
yang terburuk, terkasar, ddan terjahat sedunia saat bersanding dengannya.
Dengan apa yang dimiliki, lelaki
terhebat di dunia pun, mungkin akan bangga bersanding dengan Margriet. Tetapi.
Mengapa justru dengan sang kakak ia harus terlibat cinta segitiga?
Ia sungguh tak sanggup melihat
Fajar, lelaki yang ia cintai, sering dengan begitu mesra memanggil sang Kakak
dengan sebutan “My Avilla”.
Nyata-nyatanya, Margriet lebih
memilih lelaki bule muallaf, Phil. Lelaki periang yang tampan dan terpelajar,
yang juga telah menyemaikan benih kasih-syang di hati Margriet, sang istri.
Namun, Trudy tahu, alunan cinta
di jiwa Fajar, tak lekang karena pernikahan itu ….
Bahkan ketika akhirnya ia dan
Fajar telah nyaris sejengkal memasuki gerbang pernikahan, mendadak ia
menyadari, bahwa ia tak memiliki kelembutan jiwa setara Margriet, yang akan
mampu dengan ikhlas menerima Fajar menjadi cacat itu apa adanya.
Novel ini adalah drama cinta nan
romantis. Tentu saja cinta yang memberikan lautan inspirasi. Namun, tentu saja
tak sekedar jalinan cinta yang ditengahkan. Pencarian Phil dan Fajar akan
Tuhan, telah membuat novel ini dengan sendirinya mengusung pencerahan. Phil
yang sebelumnya non muslim, dan Fajar yang bersekolah teologi di Roma. Mereka
sama-sama menemukan cahaya. Sama-sama menemukan Tuhannya.
---------------------------------------------------------
Sebelumnya, kita berikan appluse
untuk novelnya mba Ifa Avianty yang telah meraih juara III dalam kompetisi
Penulisan Novel Inspiratif yang diadakan oleh Indiva.
Jadi, ini novel Ifa sebenernya
tentang pencarian Tuhan. Tapi dibalut cinta segitiga :D Pernah denger kalimat,
“mantan nikah sama kakak” ga? Nah. Gitu banget yang terjadi dinovel ini.
Trudy adalah adik kandung
Margriet. Secara, Trudy dengan kecantikan dan bakat artisnya, menjadi primadona
di sekolah. Lah tapi diatas katanya Margriet sempurna ya? Iyah. Saya juga mau
bilang gitu. Margriet digambarkan menjadi sosok yang berjibab, cerdas,
cemerlang, lembut dan manis. Sedangkan Trudy digambarkan sebagai sosok yang
bebas. Sering gonta ganti pacar. Dimana-mana pastilah Margriet yang jadi
juaranya dan kesayangan keluarga. Itu yang bikin Trudy benci setengah mateng
sama Margriet.
Awalnya, Trudy sama Fajar teman
sekelas. Dan pertama kali Fajar ke rumah Trudy buat nanayain tugas malah ketemu
sama Margriet, kakaknya Trudy. Ngeliat betapa anggun dan berbedanya Margriet,
dan Margriet ternyata bisa menjadi penuntun dalam pencariannya tentang Tuhan,
si Fajar malah jatuh cinta. Nah. Jadilah si Fajar mau nerima Trudy jadi pacar
biar punya alasan sering ke rumah Trudy. Hingga pada akhirnya, Fajar
memberanikan diri mengungkapkan perasaannya ke Margriet. Nekat yah? Marrgriet
tuh, tiga tahun diatas Fajar. Alumni SMA mereka. Dan sekarang aktif jadi
Pembina organisasi di SMA mereka juga. Perfect deh si Margriet. Terus gimana
Trudy? Diputusin Fajar.
Sejak Fajar mengungkap isi
hatinya pada Margriet, Margriet jadi ngga mau ketemu Fajar. Jelaslah Margriet
kaget. Lah kok iya pacar adiknya malah naksir dia. Meskipun ngga bisa
dipungkiri, Margriet juga jatuh cinta sama Fajar. Tapi Margriet tetap menjaga
agar hatinya tidak salah langkah menyikapi perasaanya. Saya suka moment
ini,mungkin akan jadi inspirasi untuk para pembaca bagaimana menyikapi diri
saat dilanda jatuh cinta bagi muslimah.
Waktu terus bergulir. Fajar
kuliah di luar negeri. Margriet jadi dosen.
Margriet bertemu dengan Phil.
Dimana Phil benar-benar tergila-gila dengan Margriet, sehingga membuatnya mampu
convert ke muslim. Dan mereka menikah. Di part ini, saya tidak menyangka bahwa
Margriet pada akhirnya mau menerima Phil. Hahaha.. awalnya kan, dia jijik gitu.
Mereka hidup bahagia. Hingga
terdengar Fajar akan menikah dengan Trudy. Aduh balikan nih :D Tapi saying
sekali kelumpuhan Fajar yang tiba-tiba menjelang pernikahan, tidak bisa
diterima Trudy. Trudy merasa penderitaannya lengkap. Dan semakin merasa bahwa
Margriet selalu mendapatkan segalanya, terutama suami idaman seperti Phil.
Trudy depresi dan berusaha menabrakkan mobilnya, tapi yang ketabrak malah Phil
yang berusaha menyelamatkannya. Phil meninggal dan membuat Trudy meninggalkan
rumah karena merasa teramat bersalah yang menyebabkan kakaknya kehilangan
suaminya dalam keadaan mengandung.
Endingnya? Kalian bakal kaget.
Dan mengatakan, bahwa jodoh itu memang benar-benar rahasia Allah.
Selamat membaca.