![]() |
| buku nikmatnya pacaran setelah pernikahan |
Sejuk
di Kalbunya, Tunduk Pandangannya
“Katakanlah kepada wanita yang
beriman, hendaklah mereka menahan sebagian pandangannya, dan memelihara
kemaluannya. Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa
Nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya..”
(An Nur 31)
Saya
mendengar, banyak juga kahwat yang berdebar melihat sosok Muhammad Tasin
Sulaiman dalam video klip Nasyid Brothers ataupun film syukur 21. Jadi memang
benar rasa ketertarikan diletakkan salah satunya di mata kita, tak beda
laki-laki maupun perempuan. Tadi telah kita kutip bahwa kedudukan syaithan
dalam diri seorang wanita menurut Ibnu Abba ada pada lirikan mata, hati, dan
kelemahannya. Maka tepatlah jikalau perintah untuk menahan sebagian pandangan
tak hanya ditujukan pada laki-laki yang sering dijuluki mata keranjang dan
jelalatan , tapi juga pada wanita yang diam-diam suka melirik lalu
senyum-senyum sendiri.
------------
Seringkali,
pandangan seorang wanita kepada seorang laki-laki tak hanya merusak hati ia
yang memandang. Ketika bercampur dengan senyum . tunduk, atau berbisik pada
rekan sesame perempuan di sampinya, lalu bayangan ini tertangkap oleh laki-laki
yang dipandang atau laki-laki yang GeeR ‘merasa’ dipandang, pasti, ada lagi
hati yang rusak. Ya, hati orang yang ‘merasa’ dipandangi pun bias hancur
menahan perasaan yang kemudia melahirkan prasangka dan rasa.
“Pandangan adalah anak panah
beracun dari anak panah Iblis. Siapa pun yang menghindarkannya karena takut
kepada Alla, Allah akan mengaruniakan keimanan, yang ia temui rasa manisnya di
dalam hati” (HR
Al Hakim)
-------------
Terkadang,
mungkin perlu bagi anda untuk memperingatkan para pria penebar pesona yang
membuat risau dan GeeR kaum Hawa. Bukan apa-apa, ini demi keamanan kita semua.
Seringkali para ikhwan kita ini tidak sadar kalau mereka telah membuat para
akhwat berdebar dan memberi arti lain pada senyum , cara bicara, dan tingkah
mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar